• SMP NEGERI 4 KOTA PASURUAN
  • SEKOLAH RAMAH ANAK
Sambutan Kepala Sekolah

Peran Dunia Pendidikan Menghadapi Tantangan Revolusi Industri 4.0

Oleh: Hj. Sri Rahayuningsih,M.Pd

(Kepala SMPN 4 Pasuruan)

 

Dunia pendidikan sangat berpengaruh terhadap kemajuan suatu negara. Pendidikan menjadi titik penentu keberhasilan sumber daya manusia dalam menghadapi tantangan di era Revolusi Industri 4.0. Pendidik memiliki tanggungjawab penting dalam mempersiapkan generasi millenial dengan skill masa depan (future skill), dimana Revolusi Industri 4.0 muncul dengan menekankan pembaharuan serba teknologi diantaranya lewat pola digital economy (digitalisasi ekonomi), artificial intelligence (kecerdasan buatan), big data (data dalam skala besar), dan robotic (pemakaian robot sebagai tenaga kerja).

Revolusi Industri 4.0 menitikberatkan pola digitalisasi dan otomasi diberbagai aspek kehidupan manusia. Apakah peserta didik kita atau generasi millenial saat ini sudah siap menghadapi tantangan tersebut? Memang saat ini siapa saja tidak bisa terlepas dari gadget, begitu pula dengan peserta didik atau generasi millenial. Banyak tanggapan mengenai dampak positif maupun negatif terhadap kecenderungan anak menggunakan gadget. Dampak positif diantaranya anak-anak mampu menguasai IT dan tidak ketinggalan zaman. Sementara dampak negatifnya, mereka justru kecanduan untuk terus menggunakan gadget dan mempengaruhi kesehatan mata. Kedua asumsi tersebut memang masuk akal karena berdasarkan fakta yang sudah terjadi. Namun seiring perkembangan zaman, dunia digitalisasi semakin canggih. Istilah anak jaman now atau sekarang disebut generasi millenial memiliki pola pikir yang berbeda dengan anak jaman jadoel. Tidak heran jika ditanya tentang cita-cita, beberapa diantara mereka memiliki jawaban unik yaitu ingin menjadi seorang gamer atau youtuber. Seperti sosok seorang Reza Arab (Reza Oktovian) yang dapat menghasilkan pendapatan sekitar 5,6 milliar/tahun dari youtube dan game, hal inilah yang menjadikan idola baru bagi anak muda millenial. Ataupun menjadi seorang youtuber seperti Atta Halilintar yang sukses dengan chanel youtube-nya dan menjadi nomor satu terbanyak subscriber-nya di Asia Tenggara dengan pendapatan yang sangat fantastis. Hal tersebut tidak asing bagi generasi millenial karena sudah sangat akrab dengan dunia digital bahkan mereka sudah mengenal lebih jauh tentang cara mengoperasikan perangkat teknologi dibandingkan dengan para pendidik yang masih gagap teknologi.

Dampak dari Revolusi Industri 4.0 diprediksi akan menghilangkan beberapa jenis pekerjaan karena digantikan sistem komputerisasi atau digital. Menurut studi yang dilakukan oleh para peneliti bahwa lebih dari 800 juta jenis pekerjaan di dunia akan tergantikan dengan adanya automasi. Hal inilah yang menjadi tantangan bagi generasi millenial dan lembaga pendidikan ke depannya. Para pendidik harus menyiapkan kompetensi yang dibutuhkan dalam menghadapi era Revousi Industri 4.0 diantaranya adalah kemampuan memecahkan masalah (problem solving), beradaptasi (adaptability), kolaborasi (collaboration), kepemimpinan (leadership), dan kreatifitas serta inovasi (creativity and innovation). Pendidikan kemanusiaan mendasar seperti melatih soal rasa, berpikir kreatifitas, sikap kritis, kolaborasi, mengetahui benar salah dan tidak kalah penting adalah karakter. Dalam hal ini, pendidik dituntut untuk terus menjadi manusia pembelajar (long life learner). Dengan menjadi "manusia pembelajar" kita bisa membawa peserta didik atau generasi millenial dalam persaingan Industri 4.0 yang sangat ketat, kreatif dan inovatif.

Sekolah sebagai lembaga pendidikan formal harus menerapkan program-program yang dapat menunjang keterampilan era Revolusi Industri 4.0. Seperti halnya memberikan kesempatan kepada seluruh peserta didik untuk belajar, berlatih, berkreasi, berinovasi, berimajinasi, untuk membuat karya, metode, ataupun produk-produk unggulan yang disesuaikan dengan perkembangan zaman dan kearifan lokal setempat. Program-program sekolah diharapkan melahirkan generasi millenial yang cerdas dan berkarakter sehingga dapat bersaing di era Revolusi Industri 4.0.

 

Baca Juga
Cegah Bullying, SPANPA Gelar Sosialisasi dari Kejaksaan Pemkot Pasuruan

Selasa (05/02/2020) tepat pukul 09.30 WIB di laboratorium IPA SMP Negeri 4 Pasuruan digelar sosialisasi dari Tim Kejaksaan Kota Pasuruan. Kegiatan diikuti oleh beberapa perwakilan siswa

26/02/2020 10:30 WIB - fatimah
Kegiatan peringatan Hari Pahlawan, Maulud nabi dan pemilihan OSIS di SPANPA

Kegiatan diawali dengan Upacara bendera Peringatan Hari Pahlawan di SMP Negeri 4 Pasuruan pada tanggal 11 November 2019 dilaksanakan di halaman sekolah dengan kostum bernuansa merah put

11/11/2019 11:26 WIB - fatimah
BELAJAR DARI COVID-19 Adalah Tema HARDIKNAS 2020

Tanggal 2 Mei, merupakan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang diperingati di seluruh daerah di Indonesia.   Perayaan Hardiknas yang diselenggarakan pada setiap tahun di S

04/05/2020 12:24 WIB - fatimah
PENGUMUMAN KELULUSAN

  Pengumuman Kelulusan SMP 4 Kota Pasuruan tahun Pelajaran 2019/2020 dapat diklik di PENGUMUMAN KELULUSAN Tetap jaga kesehatan dengan menerapkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GE

04/06/2020 01:09 WIB - fatimah
Perayaan HGN ke-74 di SPANPA

Peringatan Hari Guru Nasional ke 74 di SMP Negeri 4 Pasuruan diawali dengan upacara bendera yang dilaksanakan pada hari senin tanggal 25 november 2019 pada pukul 07.00 WIB dengan petuga

25/11/2019 10:48 WIB - fatimah